Fit and Proper Test Calon Presiden BEM Mahasiswa PSDKU Universitas Darunnajah

Pada hari Selasa, 20 Januari 2026, Universitas Darunnajah menggelar acara Fit and Proper Test untuk calon Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) PSDKU Universitas Darunnajah. Acara ini diikuti oleh delapan calon presiden yang siap untuk memimpin organisasi mahasiswa tersebut pada periode mendatang. Fit and Proper Test ini dilaksanakan untuk memastikan bahwa calon presiden yang terpilih memiliki kualitas dan kompetensi yang sesuai dengan tuntutan kepemimpinan di lingkungan kampus.

Acara yang berlangsung di Aula Universitas Darunnajah ini diawasi oleh enam penguji yang terdiri dari dosen-dosen senior dan perwakilan organisasi mahasiswa. Proses ujian berlangsung dengan ketat dan profesional, dengan komponen-komponen yang menjadi fokus ujian meliputi pembacaan Al-Qur’an, kepemimpinan, pemahaman visi misi dan program kerja, problem solving, serta psikotes. Setiap calon presiden harus menunjukkan kemampuannya dalam menghadapi setiap komponen ujian tersebut.

Pada ujian pembacaan Al-Qur’an, seluruh calon menunjukkan kefasihan dalam membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan tartil, yang menjadi salah satu aspek penting dalam membuktikan integritas spiritual mereka sebagai calon pemimpin. Selanjutnya, ujian kepemimpinan menguji kemampuan mereka dalam mengelola tim, mengambil keputusan yang bijaksana, serta memotivasi dan menginspirasi mahasiswa.

Salah satu aspek utama dari Fit and Proper Test ini adalah pengujian pemahaman terhadap visi, misi, dan program kerja yang diajukan oleh masing-masing calon. Setiap calon diberi kesempatan untuk memaparkan rencana dan strategi mereka untuk membawa perubahan positif bagi BEM Mahasiswa PSDKU Universitas Darunnajah. Para penguji memberikan pertanyaan kritis untuk menggali seberapa mendalam pemahaman calon terhadap tugas dan tanggung jawab yang akan diemban.

Ujian problem solving menjadi komponen penting lainnya, yang menilai bagaimana calon presiden dapat berpikir kritis, kreatif, dan solutif dalam menghadapi permasalahan yang ada di organisasi. Sementara itu, psikotes digunakan untuk menilai kecerdasan emosional dan mental para calon dalam menghadapi tekanan dan tantangan.

Tujuan dari pelaksanaan Fit and Proper Test ini adalah untuk memastikan bahwa calon presiden BEM yang terpilih benar-benar memiliki kualitas dan kompetensi yang dibutuhkan dalam memimpin organisasi mahasiswa. Selain itu, diharapkan calon yang terpilih mampu menjalankan amanah dengan baik, memberikan kontribusi yang nyata, dan membawa BEM Mahasiswa PSDKU Universitas Darunnajah ke arah yang lebih baik.

Dengan berakhirnya rangkaian ujian ini, diharapkan mahasiswa Universitas Darunnajah dapat memilih presiden BEM yang tidak hanya cakap dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki integritas, visi yang jelas, serta kemampuan untuk memimpin dengan bijak dan penuh tanggung jawab.

Share your love
mpibogor
mpibogor
Articles: 9

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *